Kamis, 15 Juli 2010

Langkah-Langkah Instalasi Ubuntu

Ubuntu adalah sistem operasi bebas (open source) yang dikembangkan oleh komunitas bersama yang cocok digunakan untuk laptop, desktop maupun server. Ubuntu memiliki semua aplikasi yang diperlukan untuk pemakaian di rumah, sekolah maupun di kantor, dari pengolah kata (word processor), aplikasi e-mail dan internet, sampai dengan aplikasi server web dan aplikasi pemrograman.

Versi terakhir yang dirilis yaitu Ubuntu 10.04 LTS Lucid Lynx. Dalam artikel ini, akan dibahas mengenai langkah-langkah instalasi Ubuntu.

1. Pertama, download file ISO CD Ubuntu di sini. Kemudian bakar file ISO tersebut ke dalam CD.

2. Konfigurasikan BIOS agar mem-boot CD sebagai prioritas pertama, kemudian masukkan CD Ubuntu.

3. Pilih bahasa yang akan digunakan dalam proses instalasi.

4. Akan tampil menu sebagai berikut, pilih “Install Ubuntu” untuk menginstalasikan Ubuntu ke dalam Harddisk.

5. Tunggu beberapa saat.

6. Pilih bahasa yang nanti akan dipakai. Sebagai standar adalah “English”, anda bisa menggunakan bahasa lain. Kemudian klik “Forward”.

7. Pilih zona waktu. Klik “Forward”.

8. Pilih layout keyboard. Umumnya yang digunakan adalah USA. Klik “Forward”.

9. Partisi harddisk.

Terdapat beberapa opsi konfigurasi yang dapat dilakukan :

a. “Erase and use the entire disk”. Opsi ini akan menggunakan seluruh isi dari harddisk dan akan menghapus isinya. Hati-hati jika di dalam harddisk telah ada data.

b. “Specify partitions manually (advanced)”. Opsi ini digunakan jika di dalam harddisk telah ada partisi lain atau sistem operasi lain seperti Windows maupun partisi Linux lainnya.

10.Masukkan nama pengguna (username), password, dan nama komputer. Pilih juga metode untuk masuk ke sistem Ubuntu, apakah akan masuk otomatis (“Log in automatically”), memasukkan password (“Require my password to log in”), atau memasukkan password dan mendekripsi folder home (“Require my password to log in and to decrypt my home folder”). Klik “Forward”.

11.Klik “Install” untuk memulai proses instalasi.

12.Tunggu sampai proses instalasi selesai.

13.Klik “Restart Now” dan keluarkan CD instalasi Ubuntu.

14.Komputer akan restart dan masuk ke sistem Ubuntu yang baru diinstall. Ubuntu siap digunakan.

diunduh dari blog babaturan

Image courtesy : www.unixmen.com

BIOS

BIOS (Basic Input Output System), dalam sistem komputer IBM PC atau kompatibelnya (komputer yang berbasis keluarga prosesor Intel x86) merujuk kepada kumpulan rutin perangkat lunak yang mampu melakukan hal-hal berikut:

  1. Inisialisasi serta pengujian terhadap perangkat keras, dalam proses yang disebut dengan POST (Power On Self Test).
  2. Memuat dan menjalankan sistem operasi.
  3. Mengatur beberapa konfigurasi dasar dalam komputer (tanggal, waktu, konfigurasi media penyimpanan, konfigurasi proses booting, kinerja, serta kestabilan komputer).
  4. Membantu sistem operasi dan aplikasi dalam proses pengaturan perangkat keras dengan menggunakan BIOS Runtime Services.

BIOS menyediakan antarmuka komunikasi tingkat rendah, dan dapat mengendalikan banyak jenis perangkat keras (seperti keyboard). Karena kedekatannya dengan perangkat keras, BIOS umumnya dibuat dengan menggunakan bahasa rakitan (assembly) yang digunakan oleh mesin yang bersangkutan.

Pada saat ini, ada beberapa perusahaan yang memproduksi BIOS, seperti:

  1. Award Software, yang meluncurkan Award BIOS, Award Modular BIOS, dan Award Medallion BIOS.
  2. Phoenix Technologies, yang meluncurkan Phoenix BIOS, dan setelah melakukan merger dengan Award Software, meluncurkan Phoenix-Award BIOS.
  3. American Megatrends Incorporated (AMI) yang merilis AMI BIOS, dan AMI WinBIOS.
  4. Microids Research.
  5. Para OEM (Original Equipment Manufacturer), seperti Hewlett-Packard/Compaq, IBM/Lenovo, Dell Computer, dan OEM-OEM lainnya.

Untuk mengakses BIOS, pada saat menghidupkan komputer/motherboard tekan tombol atau . Pada beberapa BIOS jenis lain, tombol yang digunakan adalah, , , dan yang lainnya.

Kemudian muncul menu BIOS.

Kita dapat melakukan navigasi terhadap BIOS dengan cara :

  • Untuk memindahkan halaman-halaman menu gunakan tombol panah kiri/kanan.
  • Untuk memilih suatu item gunakan tombol panah atas/bawah.
  • Untuk mengganti nilai suatu item gunakan tombol +/-.
  • Untuk berpindah dari suatu item ke item lain, gunakan tombol .
  • Untuk melihat menu bantuan, tekan tombol .
  • Untuk menyimpan perubahan yang dilakukan sekaligus keluar dari BIOS, tekan tombol .
  • Tekan tombol untuk keluar dari suatu menu.

Rabu, 03 Februari 2010

Tugas Presentasi Fisika Bab 5. Usaha dan Energi

BAB 5. USAHA dan ENERGI

Oleh :
Ali Prayogi
Reza Heryanto
Priyanto Akhmad Solihin


5.1 Pengertian Usaha

Pengertian usaha dalam kehidupan sehari-hari berbeda dengan pengertian usaha dalam fisika. Untuk memahami perbedaan pengertian tersebut di bawah ini diberikan beberapa contoh dan penjelasannya.

1. Pengertian “Usaha” berdasarkan pengertian sehari-hari:
  • Bila seseorang mahasiswa ingin lulus dengan IPK yang baik, diperlukan usaha keras untuk belajar
  • Dosen yang baik, selalu berusaha dengan berbagai cara untuk menerangkan mata kuliahnya, agar dapat dipahami dengan baik oleh mahasiswanya.
Dari dua contoh di atas dapat disimpulkan bahwa kata “Usaha” dalam bahasa sehari-hari menjelaskan hampir semua aktivitas sehari-hari. Kata “usaha” dalam pengertian sehari-hari ini tidak dapat dinyatakan dengan suatu angka atau ukuran dan tidak dapat pula dinyatakan dengan rumus matematis. Tetapi dalam fisika usaha merupakan definisi yang sudah pasti, mempunyai arti dan dapat dinyatakan dengan rumus matematis. Jadi pengertian usaha menurut bahasa sehari-hari sebagai “upaya” untuk mendapatkan sesuatu.

2. Pengertian usaha dalam Fisika


Dalam fisika, usaha merupakan proses perubahan Energi dan usaha ini selalu dihubungkan dengan gaya (F) yang menyebabkan perpindahan (s) suatu benda. Dengan kata lain, bila ada gaya yang menyebabkan perpindahan suatu benda, maka dikatakan gaya tersebut melakukan usaha terhadap benda.

Pengertian usaha yang diterangkan di atas adalah usaha oleh gaya konstan, artinya arah dan nilainya konstan. Besar (nilai) usaha yang dilakukan oleh sebuah gaya (F) pada suatu benda yang mengakibatkan perpindahan sebesar s, dapat dirumuskan kembali dengan kalimat, sebagai berikut:

Besar usaha oleh gaya konstan didefinisikan sebagai hasil besar komponen gaya pada arah perpindahan dengan besarnya perpindahan yang dihasilkan.

Apabila usaha tersebut dirumuskan secara matematis dapat ditulis sebagai berikut:

W = Fs . S 5.1

W : Besar Usaha (kg.m2/s2, joule, atau newton.meter)
Fs : Besar komponen gaya pada arah perpindahan (newton)
s : Besar perpindahan (m)

Selengkapnya....

Rabu, 21 Oktober 2009

Tugas 2 Fisika Dasar

Soal :

1. Sebuah benda bergerak seperti berikut ini:
a. 45 derajat arah utara
b. 90 derajat arah Timur
c. 90 derajat arah barat dan
d. 45 derajat arah barat,
Gambar Vektor pergerakan dari benda tersebut, dan jumlahkan secara geometri!

2. Sebuah materi bergerak dari titik a ke b, jika koordinat titik
a = 3i + 3j – 3k dan b = 2i +j+3k,tentukan koordinat perpindahan dan Besar vektor perpindahan materi tersebut.

3. Dua buah vektor diberikan sebagai :
a = 4i - 3j + k dan b = -i + j+ 4k
Tentukan :
a. a + b
b. a – b
c. Vektor c agar a – b + c = 0

4. Jika a = 3i + 3j – 3k dan b = 2i + j + 3k
Tentukan sudut antara 2 vektor dengan menggunakan perkalian skalar a . b = ab cos θ.

5. Diberikan 3 buah vektor :
a = 3i + 3j – 2k
b = -i – 4j + 2k
c = 2i + 2j + k
Tentukan : a . (b x c) !


Jawab :


1.

a + b + c + d = z

Dari gambar, dapat dilihat kalau hasil penjumlahan geometri dari ke-4 vektor di atas adalah kembali ke posisi awal.












2.
Titik a = 3i + 3j - 3k
Titik b = 2i + j + 3k

Titik bergerak dari a ke b :
ab = selisih (b-a)

Koordinat vektor perpindahan :

b = 2i + j + 3ka = 3i + 3j - 3k----------------- -ab = -i - 2j + 6k

Jadi koordinat vektor perpindahannya adalah ab = -i - 2j + 6k

Besar vektor perpindahan :

ab = √(-1)² + (-2)² + 6² = √1 + 4 + 36 = √41

Jadi besarnya vektor perpindahan ab adalah = √41

3.
Vektor a = 4i - 3j + k
Vektor b = -i + j + 4k

a + b = (4i - 3j + k) + (-i + j + 4k)

= 3i - 2j + 5k

a - b = a + (-b)

= (4i - 3j + k) + (-(-i + j + 4k))

= (4i - 3j + k) + (i - j - 4k) = 5i - 4j - 3k

a - b + c = 0 --> -c = a - b -c = a - b = 5i - 4j - 3k --> c = - ( 5i - 4j - 3k ) = -5i + 4j + 3k

4.
Vektor a = 3i + 3j - 3k
Vektor b = 2i + j + 3k

a . b = ax.bx + ay.by + az.bz = 3.2 + 3.1 + (-3).3 = 6 + 3 + (-9) = 0

ab cos Θ = a . b = 0

Θ = 90°

Jadi, sudut di antara kedua vektor di atas adalah sebesar 90°

5.
Vektor a = 3i + 3j - 2k
Vektor b = -i - 4j + 2k
Vektor c = 2i + 2j + k

Berapa a . (b x c) ?

b x c = i(by.cz - bz.cy) + j(bx.cz - bz.cx) + k(bx.cy - by.cx)

= i((-4).1 - 2.2) + j((-1).1 - 2.2) + k((-1).2 - (-4).2)

= i(-4-4) + j(-1-4) + k(-2+8)

= -8i - 5j + 6ka . (b x c)

= 3.(-8) + 3.(-5) + (-2).6

= (-24) + (-15) + (-12)

= -51

Jadi a . (b x c) adalah -51

Rabu, 02 September 2009

Konversi Berbagai Satuan

  • 1,5 km = 1500 m
  • 1 Liter = 1000 cc
  • 2000 kg/m³ = 2 gram/cm³
  • 20 inchi = 50,8 cm
  • 38 km/jam = 10 m/s
  • 10 m² = 100000 cm²

Besaran Turunan

Besaran turunan adalah besaran yang didapat dari penggabungan besaran-besaran pokok.

Contoh besaran turunan:

Kecepatan

Satuan kecepatan adalah "meter per detik" disingkat m/s.

Percepatan

Satuan percepatan adalah meter "per detik kuadrat" disingkat m/s2.

Gaya

Satuan gaya adalah "newton" disingkat N. Dalam Sistem Satuan Internasional (SI) satuan gaya adalah kg M/S2.

Luas

Satuan dari Luas adalah "meter kuadrat" disingkat m2.

Volume

Satuan dari Volume adalah "meter kubik" disingkat m3.

Besaran Pokok

Besaran pokok adalah besaran yang satuannya telah ditetapkan terlebih dahulu dan tidak diturunkan dari besaran lain.

Macam-macam besaran pokok:

Panjang

Satuan panjang adalah "meter".

Massa

Satuan massa adalah "kilogram" (disingkat kg)

Waktu

Satuan waktu adalah "sekon" (disingkat s) (detik)